Survei: Orang Yang Tak Menikah Cenderung Lebih Cepat Meninggal

Orang Yang Tak Menikah Cenderung Lebih Cepat Meninggal

Jalan hidup setiap orang memang berbeda, begitu pula masalah jodoh karena katanya ini ada di tangan Tuhan. Menikah idealnya dilakukan saat usia 20-an tahun. Penelitian bahkan menemukan bahwa orang yang tak menikah cenderung lebih cepat meninggal. Boleh percaya atau tidak, ada peneliti yang menganalisis hubungan antara menikah dengan lama hidup seseorang. Entah karena iseng atau penasaran, peneliti menemukan kesimpulan yang cukup mengejutkan, yaitu orang yang tak punya pasangan saat berusia paruh baya lebih tinggi risikonya mengalami kematian.

Orang Yang Tak Menikah Cenderung Lebih Cepat Meninggal

Orang Yang Tak Menikah Cenderung Lebih Cepat Meninggal

Penelitian ini dilakukan oleh Dr Ilene Siegler dan rekan-rekannya dari Duke University Medical Center di AS. Tujuannya untuk mencari tahu mengapa ada sebagian orang yang tak dapat bertahan hidup sampai usia tua. Para peneliti ingin melihat pentingnya menikah bagi kesehatan.

Dalam laporan yang dimuat jurnal Annals Springer of Behavioral Medicine, para peneliti melihat efek riwayat dan waktu perkawinan serta usia kematian pada orang berusia paruh baya. Ada data dari 4.802 orang yang diteliti faktor kepribadiannya saat berusia 18 tahun, status sosial ekonomi dan perilaku yang berisiko bagi kesehatan.

Temuan menunjukkan bahwa kehadiran pasangan saat usia paruh baya bisa melindungi dari kematian dini. Orang yang tidak pernah menikah lebih berisiko 2 kali lipat mengalami kematian dibandingkan dengan orang yang pernikahannya langgeng. Menduda atau menjanda tanpa mendapat pengganti pasangan juga dapat meningkatkan risiko kematian.

“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa perhatian terhadap pola hubungan tanpa menikah terbukti berhubungan dengan kematian dini. Ikatan sosial selama usia paruh baya sangat penting untuk membantu kita memahami kematian dini,” kata dr Siegler seperti dilansir Counsel and Heal, Senin (14/1/2013).

Usia paruh baya atau dewasa madya adalah rentang usia 40 – 60 an tahun. Sayangnya peneliti tidak menyebutkan apa saja penyebab kematian orang-orang pada usia paruh baya ini. Walau demikian, setidaknya penelitian ini menemukan salah satu manfaat menikah di antara sekian banyak manfaat lainnya.

 

 

( Sumber )

 

Share and Recommend to Your Friends

Share to Google Plus

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>