Inilah Yang Menyebabkan Wanita Lebih Mudah Gendut Dibandingkan Pria

Wanita Lebih Mudah Gendut Dibandingkan Pria

Ada Yang menganggapnya lumrah, Ada Yang menganggapnya kutukan.  TAPI kebanyakan Wanita lebih mudah membengkak Kendaraan bermotor badannya Penghasilan kena pajak mencapai USIA tertentu Ketimbang Pria. Ternyata penyebabnya ADA PADA enzim tertentu di Illustrasi tubuh. Enzim nihil Bernama Aldh1a1 Dan berperan penting Illustrasi Produksi Lemak. Penghasilan kena pajak memasuki menopause, kadar enzim inisial PADA Wanita MENINGKAT. 

Wanita Lebih Mudah Gendut Dibandingkan Pria

Wanita Lebih Mudah Gendut Dibandingkan Pria

Enzim Suami Tak hanya ditemukan PADA manusia Saja, melainkan tikus JUGA memilikinya. Untuk lebih memahami mekanisme enzim inisial, para Peneliti melakukan Percobaan terpisah PADA tikus. Para Peneliti mengamati bahwa tikus Betina Yang Makan MAKANAN kaya Lemak lebih Aktif enzim Aldh1a1-nya sehingga banyak membuat Dan menimbun Lemak di sekitar Perut atau disebut Lemak visceral. Dibanding tikus Jantan, aktivitas enzim inisial tidak setinggi PADA tikus Betina. DAFTAR ISI CONTENTS Yang dimuat jurnal Diabetes JUGA menyebutkan bahwa PADA tikus Betina Yang telah direkayasa genetika agar enzimnya berkurang, ternyata mereka Tetap kurus walau Makan MAKANAN kaya Lemak. Hormon estrogen PADA Wanita dapat menekan aktivitas Aldh1a1.PADA USIA Muda, Wanita Masih banyak memiliki hormon inisial sehingga dapat melindunginya bahasa Dari Efek BURUK enzim Yang membikin gendut. Namun Penghasilan kena pajak menopause, kadar estrogen menurun Drastis sehingga jadi rentan mengalami kenaikan Kendaraan bermotor Badan.  ”Baru menargetkan Aldh1a1, Peneliti mungkin dapat mengembangkan pengobatan obesitas KHUSUS untuk Wanita,” kata Ouliana Ziouzenkova, asisten Profesor nutrisi manusia di Ohio State University seperti dilansir Live Science, Jumat (2013/04/01).  Karena penelitian Suami Masih dilakukan PADA tikus, para Peneliti terlebih PT KARYA CIPTA PUTRA harus menunjukkan bahwa temuan inisial JUGA PADA berlaku manusia.  Tak hanya ITU, enzim Aldh1a1 sebenarnya berperan penting untuk tubuh sehingga Peneliti tidak dapat senaknya menghilangkan enzim inisial sepenuhnya.

 

( Sumber )

 

Share and Recommend to Your Friends

Share to Google Plus

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>